Bisakah Pos Indonesia Jadi Anchor Remitansi Blockchain?

Ada satu industri yang skalanya nyaris tidak masuk akal, tapi jarang kita bicarakan dengan serius di ruang-ruang strategis di Indonesia.
Setiap tahun, USD 905 miliar mengalir melintasi perbatasan dunia sebagai remitansi — uang yang dikirim oleh pekerja migran kepada keluarga mereka di kampung halaman (Sumber: International Money Transfer). Dari jumlah itu, USD 685 miliar masuk ke negara berpenghasilan rendah dan menengah. Angka ini lebih besar daripada penjumlahan total investasi asing langsung dan seluruh bantuan pembangunan resmi dunia. Lebih besar.
Dan dari pasar sebesar itu, Indonesia menerima sekitar USD 14,22 miliar setiap tahun, sebagian besar dari Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Arab Saudi, dan Singapura (Sumber: Antara News). Itu bukan angka kecil. Itu kontributor devisa nomor dua setelah migas. Itu lebih dari sepuluh persen cadangan devisa Bank Indonesia.
Konten Premium
Artikel ini eksklusif untuk pelanggan. Berlangganan dan dapatkan akses ke semua konten premium.
Akses semua premium · Cancel anytime

Komentar